My Trip My Adventure
By : Unknown
My Trip My Adventure
17 Juli 2015 pukul 14.00 Wib
Alhamdulillah kita masih bisa
dipertemukan dengan iedul fitri sebagaimana tahun tahun sebelumnya, semoga
banyak perubahan yang terjadi dengan diri kita termasuk tingkah laku dan ibadah
kita semakin meningkat dari tahun sebelumnya, tahun ini sholat iedul fitri
bertepatan dengan hari jum’at yakni tanggal 17 Juli 2015.Aku, istri dan kedua anakku sholat
ditempat biasa kami sholat, untuk tahun ini kami tidak ikut ke tempat nenek di
tawangsari karena segera harus ke sragen, dikarenakan jatah libur bapak yang hanya
1 hari, hari itu juga kami, sekitar pukul 14.00 wib kami bersipa untuk
berangkat ketempat nenek kami di madiun, biar nanti tidak kemaleman dijalan.Dalam perjalanan banyak kami jumpai
kecelakaan yang terjadi sekitar 2 kejadian dan itu baru sepertiga perjalanan
kami, kami pun berdoa semoga kami diberi kelancaran dalam perjalanan kami ini. Setengah
perjalanan kami pun istirahat di pinggir jalan sembari mengisi bensin yang
sudah hampir kosong
Kami sempatkan untuk minum dan istirahat,
selang beberapa menit, kami pun melanjutkan perjalanan kembali, perjalananpun
semakin menarik karena jalan semakin membutuhkan kondisi prima kendaraan,
semakin lama semakin naik, dan Alhamdulillah kami pun sampai di tempat sekitar
pukul 18.00 wib,Sesampainya di tempat, kamipun disamput
keluarga besar bapak dari nenek sampai paman dan bibi yang sudah menunggu
kedatangan kami. Dan kamipun mulai beristirahat dan memulihkan tenaga untuk
besok pagi.
18 Juli 2015
Pagi
hari kami merasakan udara dingin yang sampai membuat kami tidak beranjak dari
selimut, setelah sholat kami pun mulai beranjak untuk beraktifitas dengan
mendatangi sawah nenek kami yang ternyata jalnnya cukup terjal juga.Disawah itu banyak tanaman yang di tanam
mulai dari jagung, singkong, ubi dsan masih banyak lainnya, dan perlu
diketahui, bahwa di madiun ini setiap rumah pasti punya pohon cengkeh, yang
katanya satu pohon cengkeh itu bisa menghasilkan uang sekitar 1,5 juta rupiah,
wah jadi pengen, tapi katanya tidak sembarang tempat bisa bertanam cengkeh...Kami pun mulai menapaki jalan menuju
sawah tempat tujuan kami, udaranya masih asri, tapi karena musim kemarau banyak
tanaman yang kering karena air yang sulit untuk didapat, kalaupun ada harus
membeli dengan uang yang tidak sedikit
Setelah puas dengan bermain air kamipun pulang dengan membawa beberapa jagung dan tanaman lainnya, ditengah perjalanan kami bertemu bapak yang ternyata menyusul kami ke sawah, yang tadinya katanya tidak mau pergi diajak kesawah. Kamipun pulang ke rumah bersama-sama dan istirahat di rumah sambil membersihkan badan.
Setelah lelah kami hilang, kami berkunjung ke tempat saudara dari bapak yang ada di sekitar rumah nenek, dan Alhamdulillah semua sudah terlaksana dan perasaan senang menghampiri kami. Malamnyapun kami gunakan untuk istirahat agar besok bisa fit untuk kembali ke rumah kami di sragen.
19 Juli 2015
Pagi hari kami mulai bersiap untuk lepas landas, semua barang yang ada kami masukkan ke dalam tas kami masing-masing dan waktunya untuk berpamitan
Dan kamipun memulai perjalanan untuk pulang...
Tag :
family,
TEMPAT DOWNLOAD FILM
By : Unknown
Assalamu’alaikum Wr Wb
Hai sahabat lovers, bagaimana kabar hari
ini, masih lancar kan puasanya?
Pagi ini saya mau share tempat download
film paling enak, gak ribet dan mudah, mungkin bagi sebagian pecinta film pasti
dah pada tahu, tapi nggak salah kan, aku share lagi, ni .....
Untuk yang satu ini size filmnya emang besar, tapi
nggak akan rugi kalo download di website ini
2. Ryemovies
Kalo untuk
yang kedua ini sizenya bersahabat + ada subtitlenya, jadi langsung download gak pake ribet
Disini kamu
bisa menemukan banyak pilihan film yang bisa kamu download
4. Ganool.com
Pasti dah
tahu semua kalo untuk tempat download yang satu ini, langsung meluncur aja
buat download
Disini juga
banyak pilihan film, mulai dari drama, action bahkan tv series juga ada
Untuk
subtitlenya, teman-teman bisa cari di Subscene.com, banyak pilihannya, dicari
aja!!!
Nah silahkan
langsung dikunjungi aja, selamat berdownload ria ....
Wassalamu’alaikum Wr Wb
Update
untuk Ryemovies berganti nama menjadi rmcmv.us, dan Ganool.com berubah menjadi Ganool.is, serta ada tambahan lagi di http://gudangmovies21.tv/, disitu sudah Hardsub dengan subtitlenya
Update
untuk Ryemovies berganti nama menjadi rmcmv.us, dan Ganool.com berubah menjadi Ganool.is, serta ada tambahan lagi di http://gudangmovies21.tv/, disitu sudah Hardsub dengan subtitlenya
Tag :
download,
By : Unknown
Banyak hal yang telah aku lalui bersama-sama, kadang suka, kadang duka bahkan banyak hal yang bisa membuat adanya perselisihan tapi, satu hal yang selalu kita ingat bahwa kita ditakdirkan berdua bukan kebetulan semata tapi karena memang Allah telah memilihkan yang terbaik buat kita berdua, sehingga tak sampai satu tahun anak pertama kitapun sudah menemani hari-hari kita,...beginilah wajah polos anak kita yang pertama..kumpulan foto anak pertamaku
Tag :
family,
INSPIRASI NAMA ANAKKU YANG KEDUA
By : UnknownUwais Al-Qarni
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bercerita mengenai Uwais al-Qarni tanpa pernah melihatnya. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dia
seorang penduduk Yaman, daerah Qarn, dan dari kabilah Murad. Ayahnya telah meninggal. Dia hidup bersama ibunya dan dia berbakti kepadanya. Dia pernah terkena
penyakit kusta. Dia berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, lalu dia berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, lalu dia diberi kesembuhan, tetapi masih ada bekas sebesar dirham di kedua lengannya. Sungguh, dia adalah
pemimpin para tabi’in.”Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu, “Jika kamu bisa meminta kepadanya untuk memohonkan ampun (kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala) untukmu, maka lakukanlah!”
Ketika Umar radhiyallahu ‘anhu telah menjadi Amirul Mukminin, dia bertanya kepada para jamaah haji dari Yaman di Baitullah pada musim haji, “Apakah di antara warga kalian ada yang bernama Uwais al-Qarni?” “Ada,” jawab mereka.
Umar radhiyallahu ‘anhu melanjutkan, “Bagaimana keadaannya ketika kalian meninggalkannya?”
Mereka menjawab tanpa mengetahui derajat Uwais, “Kami meninggalkannya dalam keadaan miskin harta benda dan pakaiannya usang.”
Umar radhiyallahu ‘anhu berkata kepada mereka, “Celakalah kalian. Sungguh, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bercerita tentangnya. Kalau dia bisa memohonkan ampun untuk kalian, lakukanlah!”
Dan setiap tahun Umar radhiyallahu ‘anhu selalu menanti Uwais. Dan kebetulan suatu kali dia datang bersama jemaah haji dari Yaman, lalu Umar radhiyallahu ‘anhu menemuinya. Dia hendak memastikannya terlebih dahulu, makanya dia bertanya, “Siapa namamu?”
“Uwais,” jawabnya.
Umar radhiyallahu ‘anhu melanjutkan, “Di Yaman daerah mana?’
Dia menjawab, “Dari Qarn.”
“Tepatnya dari kabilah mana?” Tanya Umar radhiyallahu ‘anhu.
Dia menjawab, “Dari kabilah Murad.”
Umar radhiyallahu ‘anhu bertanya lagi, “Bagaimana ayahmu?”
“Ayahku telah meninggal dunia. Saya hidup bersama ibuku,” jawabnya.
Umar radhiyallahu ‘anhu melanjutkan, “Bagaimana keadaanmu bersama ibumu?’
Uwais berkata, “Saya berharap dapat berbakti kepadanya.”
“Apakah engkau pernah sakit sebelumnya?” lanjut Umar radhiyallahu ‘anhu.
“Iya. Saya pernah terkena penyakit kusta, lalu saya berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga saya diberi kesembuhan.”
Umar radhiyallahu ‘anhu bertanya lagi, “Apakah masih ada bekas dari penyakit tersebut?”
Dia menjawab, “Iya. Di lenganku masih ada bekas sebesar dirham.” Dia memperlihatkan lengannya kepada Umar radhiyallahu ‘anhu. Ketika Umar radhiyallahu ‘anhu melihat hal tersebut, maka dia langsung memeluknya seraya berkata, “Engkaulah orang yang diceritakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mohonkanlah ampun kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala untukku!”
Dia berkata, “Masa saya memohonkan ampun untukmu wahai Amirul Mukminin?”
Umar radhiyallahu ‘anhu menjawab, “Iya.”
Umar radhiyallahu ‘anhu meminta dengan terus mendesak kepadanya sehingga Uwais memohonkan ampun untuknya.
Selanjutnya Umar radhiyallahu ‘anhu bertanya kepadanya mengenai ke mana arah tujuannya setelah musim haji. Dia menjawab, “Saya akan pergi ke kabilah Murad dari penduduk Yaman ke Irak.”
Umar radhiyallahu ‘anhu berkata, “Saya akan kirim surat ke walikota Irak mengenai kamu?”
Uwais berkata, “Saya bersumpah kepada Anda wahai Amriul Mukminin agar engkau tidak melakukannya. Biarkanlah saya berjalan di tengah lalu lalang banyak orang tanpa dipedulikan orang.”
Sumber: Hiburan Orang-orang Shalih, 101 Kisah Segar, Nyata dan Penuh Hikmah, Pustaka Arafah Cetakan 1
Artikel www.KisahMuslim.com
inilah kisah yang menginspirasi atas nama yang aku kaish buat anakku semoga dengan do'a banyak orang dia bisa menjadi apa yang orang tuanya inginkan.Amin
Tag :
family,
By : Unknown
Karakteristik Penghuni Surga
Iyadh bin Himar Al-Mujasyi’i ia berkata, pada suatu hari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallamberkhutbah seraya bersabda,
“Penghuni surga itu ada tiga; pertama, penguasa yang adil, jujur,
dan mendapat taufik, kedua, seorang yang penyayang dan perhatian kepada setiap
kerabat, ketiga, seorang muslim yang suci, pandai menjaga diri, dan memiliki
keluarga….” (HR. Muslim)
Dari Ibnu Abbas radhiallahu’anhu ia
berkata, Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Macam-macam umat diperlibatkan keapdaku; aku melihat seorang Nabi
beserta sekelompok orang pengikutnya, aku melihat seorang Nabi beserta
seorang laki-laki pengikutnya, aku melihat seorang Nabi tanpa ditemani seorang
pengiku pun, kemudian diperlihatkan kepadaku sekelompok orang dengan jumlah
yang amat banyak, maka aku berakta, ‘Ini adalah umatku.’ Kemudian dikatakan,
‘Ini adalah Musa dan umatnya. Tapi, lihatlah ke atas.’ Seketika terlihat sekelompok
umat dengan jumlah yang amat banyak. Kemudian dikatakan, ‘Lihatlah ke arah yang
lain.’ Seketika terlihat sekelompok umat dengan jumlah yang amat banyak.
Kemudian dikatakan, ‘Ini adalah umatmu.’ Bersama mereka 70.000 orang masuk ke
dalam surga tanpa melalui prosesi hisab dan siksa.” Kemudian Nabi
shalallahu ‘alaihi wa sallam berdiri, lalu masuk, lalu para shahabat berbicara
panjang lebar tentang sabda Nabi tadi. Kemudian mereka berkata, ‘Siapakah
mereka yang masuk surga tanpa melalui prosesi hisab dan siksa?’ Sebagian
mereka berkata, ‘Barangkali mereka yang menyertai Nabi shalallahu ‘alaihi wa
sallam.’ Sebagian yang lain berkata, ‘Barangkali mereka yang dilahirkan dalam
keadaan Islam, dia tidak pernah menyekutukan Allah.’ Mereka menyebutkan banyak
hal. Kemudian Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam keluar kembali (dari kamar
beliau) menemui mereka, lalu beliau berkata, ‘Apa yang kalian perbincangkan?’
Mereka pun memberitahukan kepada beliau tentang apa yang mereka perbincangkan
antarmereka. Lalu beliau bersabda, ‘Mereka adalah orang-orang yang tidak
berobat dengan menggunakan kayy, tidak minta diruqyah (ruqyah yang tidak
syar’i), tidak bertathayyur (pesimis karena melihat pertanda buruk), dan hanya
kepada Allah mereka bertawakkal.’ Kemudian ‘Ukkasyah bin Mihshan Al-Asadi
berdiri seraya berkata, ‘Apakah saya termasuk bagian dari mereka, wahai
Rasulullah?’ Beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. ‘Kamu adalah
termasuk bagian dari mereka!’ Lalu sebagian shahabat yang lain (Sa’ad bin
‘Ubadah) berkata, ‘Apakah saya bagian dari mereka, wahai Rasulullah?’
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Kamu telah didahului oleh
Ukkasyah’.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Berkaitan dengan maksud tawakkal di dalam hadis di atas, Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Tawakkal adalah kondisi
hati yang timbul atas pengetahuannya terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala, percaya bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala sendirian dalam mencipta,
mengatur, menghilangkan madharat, mendatangkan manfaat, memberi, memboikot
pemberian, dan apa yang Dia kehendaki bisa terwujud meskipun manusia tidak
menghendakinya, sedangkan apa yang tidak dikehendaki-Nya tidak terwujud meskipun
manusia menghendakinya. Dengan begitu, ia bersandar sepenuhnya kepada AllahSubhanahu wa Ta’ala, menyerahkan segala hal kepada
Allah Subhanahu wa Ta’ala, merasa tenang bersama-Nya,
percaya sepenuhnya kepada-Nya, yakin bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala akan mencukupinya berdasarkan
rasa dan sikap tawakkal kepada-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala yang
memenuhi kebutuhan orang yang tawakkal itu, tidak ada sesuatu yang terjadi di
luar kehendak-Nya, baik manusia menginginkannya maupun menolaknya. Kondisi
orang yang tawakkal itu seperti kondisi anak kecil di hadapan kedua orang
tuanya, dalam perihal sesuatu yang ia niatkan, baik motivasi atau larnagan,
maka kedua orang tua itu menanggung sepenuhnya. Perhatikanlah hati anak itu
tidak pernah terbesit untuk bersandar kepada selain kedua orang tuanya, dan
menahan hasratnya untuk menyampaikan apa yang ia niatkan kepada kedua orang
tuanya. Begitu juga kondisi orang yang tawakkal. Barangispa yang memiliki sikap
seperti iu dalam berinteraksi dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala,
maka Allah Subhanahu wa Ta’ala pasti mencukupinya.
Tag :
artikel,



