Popular Post

Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan

KETENANGAN YANG HILANG

By : Unknown


Ketika kita merasakan suasana hati yang sudah tidak nyaman, keadaan yang sudah terasa sempit, permasalahan yang terus saja datang. Maka apakah jalan keluar dari itu?. Itulah yang sekarang aku rasakan, bimbang, resah, gelisah dan semacamnya. Sempat terlintas, mungkinkah ini teguran dari Allah yang ingin meluruskan apa yang telah aku lakukan, mungkinkan aku telah melakukan dosa yang tanpa aku sadari, Mugkin iya, karena hatiku merasakan itu.
Tag : ,

ANGGOTA KELUARGA BARU

By : Unknown
YANG KE 3


Senin, 12 Rabiul 'Awwal 1438 H, hari yang ditungu akhirnya datang juga. Meskipun sempat was-was karena sudah melewati HPL. tapi karena ini anak yang ke3 maka kamipun tidak panik dan gugup, karena semua normal dan baik. Hari Ahad pagi tanggal 11 Rabiul Awwal saya dan istri berencana untuk memeriksakan calon bayi yang ada dalam kandungan, sekedar
Tag : ,

My Trip My Adventure

By : Unknown


My Trip My Adventure

17 Juli 2015 pukul 14.00 Wib
Alhamdulillah kita masih bisa dipertemukan dengan iedul fitri sebagaimana tahun tahun sebelumnya, semoga banyak perubahan yang terjadi dengan diri kita termasuk tingkah laku dan ibadah kita semakin meningkat dari tahun sebelumnya, tahun ini sholat iedul fitri bertepatan dengan hari jum’at yakni tanggal 17 Juli 2015.Aku, istri dan kedua anakku sholat ditempat biasa kami sholat, untuk tahun ini kami tidak ikut ke tempat nenek di tawangsari karena segera harus ke sragen, dikarenakan jatah libur bapak yang hanya 1 hari, hari itu juga kami, sekitar pukul 14.00 wib kami bersipa untuk berangkat ketempat nenek kami di madiun, biar nanti tidak kemaleman dijalan.Dalam perjalanan banyak kami jumpai kecelakaan yang terjadi sekitar 2 kejadian dan itu baru sepertiga perjalanan kami, kami pun berdoa semoga kami diberi kelancaran dalam perjalanan kami ini. Setengah perjalanan kami pun istirahat di pinggir jalan sembari mengisi bensin yang sudah hampir kosong
    Kami sempatkan untuk minum dan istirahat, selang beberapa menit, kami pun melanjutkan perjalanan kembali, perjalananpun semakin menarik karena jalan semakin membutuhkan kondisi prima kendaraan, semakin lama semakin naik, dan Alhamdulillah kami pun sampai di tempat sekitar pukul 18.00 wib,Sesampainya di tempat, kamipun disamput keluarga besar bapak dari nenek sampai paman dan bibi yang sudah menunggu kedatangan kami. Dan kamipun mulai beristirahat dan memulihkan tenaga untuk besok pagi.
18 Juli 2015            
Pagi hari kami merasakan udara dingin yang sampai membuat kami tidak beranjak dari selimut, setelah sholat kami pun mulai beranjak untuk beraktifitas dengan mendatangi sawah nenek kami yang ternyata jalnnya cukup terjal juga.Disawah itu banyak tanaman yang di tanam mulai dari jagung, singkong, ubi dsan masih banyak lainnya, dan perlu diketahui, bahwa di madiun ini setiap rumah pasti punya pohon cengkeh, yang katanya satu pohon cengkeh itu bisa menghasilkan uang sekitar 1,5 juta rupiah, wah jadi pengen, tapi katanya tidak sembarang tempat bisa bertanam cengkeh...Kami pun mulai menapaki jalan menuju sawah tempat tujuan kami, udaranya masih asri, tapi karena musim kemarau banyak tanaman yang kering karena air yang sulit untuk didapat, kalaupun ada harus membeli dengan uang yang tidak sedikit

 Setelah puas dengan bermain air kamipun pulang dengan membawa beberapa jagung dan tanaman lainnya, ditengah perjalanan kami bertemu bapak yang ternyata menyusul kami ke sawah, yang tadinya katanya tidak mau pergi diajak kesawah. Kamipun pulang ke rumah bersama-sama dan istirahat di rumah sambil membersihkan badan.
Setelah lelah kami hilang, kami berkunjung ke tempat saudara dari bapak yang ada di sekitar rumah nenek, dan Alhamdulillah semua sudah terlaksana dan perasaan senang menghampiri kami. Malamnyapun kami gunakan untuk istirahat agar besok bisa fit untuk kembali ke rumah kami di sragen.
19 Juli 2015
Pagi hari kami mulai bersiap untuk lepas landas, semua barang yang ada kami masukkan ke dalam tas kami masing-masing dan waktunya untuk berpamitan

Dan kamipun memulai perjalanan untuk pulang...




Tag : ,
By : Unknown
Banyak hal yang telah aku lalui bersama-sama, kadang suka, kadang duka bahkan banyak hal yang bisa membuat adanya perselisihan tapi, satu hal yang selalu kita ingat bahwa kita ditakdirkan berdua bukan kebetulan semata tapi karena memang Allah telah memilihkan yang terbaik buat kita berdua, sehingga tak sampai satu tahun anak pertama kitapun sudah menemani hari-hari kita,...beginilah wajah polos anak kita yang pertama..kumpulan foto anak pertamaku
Tag : ,

INSPIRASI NAMA ANAKKU YANG KEDUA

By : Unknown

Uwais Al-Qarni




Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bercerita mengenai Uwais al-Qarni tanpa pernah melihatnya. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dia 
seorang penduduk Yaman, daerah Qarn, dan dari kabilah Murad. Ayahnya telah meninggal. Dia hidup bersama ibunya dan dia berbakti kepadanya. Dia pernah terkena 
penyakit kusta.  Dia berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, lalu dia berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, lalu dia diberi kesembuhan, tetapi masih ada bekas sebesar dirham di kedua lengannya. Sungguh, dia adalah
 pemimpin para tabi’in.”Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu, “Jika kamu bisa meminta kepadanya untuk memohonkan ampun (kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala) untukmu, maka lakukanlah!”
Ketika Umar radhiyallahu ‘anhu telah menjadi Amirul Mukminin, dia bertanya kepada para jamaah haji dari Yaman di Baitullah pada musim haji, “Apakah di antara warga kalian ada yang bernama Uwais al-Qarni?” “Ada,” jawab mereka.
Umar radhiyallahu ‘anhu melanjutkan, “Bagaimana keadaannya ketika kalian meninggalkannya?”
Mereka menjawab tanpa mengetahui derajat Uwais, “Kami meninggalkannya dalam keadaan miskin harta benda dan pakaiannya usang.”
Umar radhiyallahu ‘anhu berkata kepada mereka, “Celakalah kalian. Sungguh, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bercerita tentangnya. Kalau dia bisa memohonkan ampun untuk kalian, lakukanlah!”
Dan setiap tahun Umar radhiyallahu ‘anhu selalu menanti Uwais. Dan kebetulan suatu kali dia datang bersama jemaah haji dari Yaman, lalu Umar radhiyallahu ‘anhu menemuinya. Dia hendak memastikannya terlebih dahulu, makanya dia bertanya, “Siapa namamu?”
“Uwais,” jawabnya.
Umar radhiyallahu ‘anhu melanjutkan, “Di Yaman daerah mana?’
Dia menjawab, “Dari Qarn.”
“Tepatnya dari kabilah mana?” Tanya Umar radhiyallahu ‘anhu.
Dia menjawab, “Dari kabilah Murad.”
Umar radhiyallahu ‘anhu bertanya lagi, “Bagaimana ayahmu?”
“Ayahku telah meninggal dunia. Saya hidup bersama ibuku,” jawabnya.
Umar radhiyallahu ‘anhu melanjutkan, “Bagaimana keadaanmu bersama ibumu?’
Uwais berkata, “Saya berharap dapat berbakti kepadanya.”
“Apakah engkau pernah sakit sebelumnya?” lanjut Umar radhiyallahu ‘anhu.
“Iya. Saya pernah terkena penyakit kusta, lalu saya berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga saya diberi kesembuhan.”
Umar radhiyallahu ‘anhu bertanya lagi, “Apakah masih ada bekas dari penyakit tersebut?”
Dia menjawab, “Iya. Di lenganku masih ada bekas sebesar dirham.” Dia memperlihatkan lengannya kepada Umar radhiyallahu ‘anhu. Ketika Umar radhiyallahu ‘anhu melihat hal tersebut, maka dia langsung memeluknya seraya berkata, “Engkaulah orang yang diceritakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mohonkanlah ampun kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala untukku!”
Dia berkata, “Masa saya memohonkan ampun untukmu wahai Amirul Mukminin?”
Umar radhiyallahu ‘anhu menjawab, “Iya.”
Umar radhiyallahu ‘anhu meminta dengan terus mendesak kepadanya sehingga Uwais memohonkan ampun untuknya.
Selanjutnya Umar radhiyallahu ‘anhu bertanya kepadanya mengenai ke mana arah tujuannya setelah musim haji. Dia menjawab, “Saya akan pergi ke kabilah Murad dari penduduk Yaman ke Irak.”
Umar radhiyallahu ‘anhu berkata, “Saya akan kirim surat ke walikota Irak mengenai kamu?”
Uwais berkata, “Saya bersumpah kepada Anda wahai Amriul Mukminin agar engkau tidak melakukannya. Biarkanlah saya berjalan di tengah lalu lalang banyak orang tanpa dipedulikan orang.”
Sumber: Hiburan Orang-orang Shalih, 101 Kisah Segar, Nyata dan Penuh Hikmah, Pustaka Arafah Cetakan 1
inilah kisah yang menginspirasi atas nama yang aku kaish buat anakku semoga dengan do'a banyak orang dia bisa menjadi apa yang orang tuanya inginkan.Amin
Tag : ,

M. 'ADLYN AL 'ASKARY

By : Unknown
 Tak terasa sudah berjalan hampir 5 bulan petumbuhan bayi kecilku, sudah banyak kemajuan yang didapat. mulai dari mengeluarkan suara, tengkurap, memainkan jari tangan, dan memasukkan segala yang didapat ke dalam mulut. Senangnya bisa melihat langsung perkembangan bayi kecilku.
Senyumnya yang membuat aku seolah enggan untuk pergi, tangisnya yang selalu tak menginginkanku untuk meninggalkannya, semua itu seolah menjadi semangat baru buatku untuk melakukan aktifitas harianku...
Beberapa hari lalu, si kecil dilanda sakit...tak tahu apa penyebabnya, tahu-tahu saja langsung muntah yang terus menerus...atau mungkin karena paginya dicoba untuk dikasih makan. Saat itu juga aku bawa si kecil ke bidan dekat rumah, sekalian dipijat, karena sudah lam belum dipijat.
Tag : ,

ANUGERAH TERINDAH

By : Unknown

Ba'da magrib tanggal 28 September 2011 sekitar pukul 18.30, Allah telah menitipkan untukku dan istriku seorang anak laki-laki yang cakep dan menggemaskan. Ya istriku melahirkan bayi laki-laki di RB Annisa  Surakarta, tepatnya di gading. Alhamdulillah anak yang kami lahirkan tak kurang sedikitpun semuanya baik . Awalnya, karena memang aku belum terbiasa dengan keadaan yang baru (punya baby)agak repot dan sedikit bikin pusing. Tapi karena banyak dukungan dan support dari banyak pihak, Akupun mulai belajar untuk bisa jadi seorang bapak. dan kelamaan akupun sudah terbiasa dengan keadaan ini. Banyak hal baru yang aku temukan dalam keseharianku....
Tag : ,

- Copyright © Adlwaizz Family - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -